Renungan Harian Hari Ini 10 Januari 2023, Bacaan Injil Markus 1:21b-28
Bacaan I: lbr. 2:5-12; Mazmur: 8:2a.5.6-7.8-9; R:7; O PEKAN I PEKAN BIASA I (H); St.Gregorius Nyssa; Gulielmus Bituricensis;
Pada suatu hari Sabat, Yesus masuk ke dalam rumah ibadat di Kota Kapernaum dan mengajar di sana. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami?
Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.” Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, keluarlah dari padanya!” Roh jahat itu mengguncang-guncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya. Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: “Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.”
Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea.
.

.
Renungan Harian Hari Ini 10 Januari 2023, Bacaan Injil
Bacaan pada hari ini, khususnya Injil, mengajak kita untuk tidak pernah memberi kesempatan kepada setan dimanapun dan kapan pun. Kita harus selalu waspada karena di dalam rumah ibadat pun sebagai tempat yang dikhususkan untuk memuji Tuhan, ternyata bisa dimasuki oleh setan dan bahkan bisa merasuki seseorang. Setan bisa dengan mudah berkuasa. Yesus tidak memberi kesempatan kepada setan untuk berbicara dan mengganggu seseorang.
Kita pun sebagai pengikut Yesus mestinya belajar dari Yesus untuk menghardik setan yang senantiasa mengganggu kita bahkan saat kita beribadat. Manifestasi dari pengaruh setan dalam hidup kita tidak hanya dalam bentuk kerasukan, tetapi juga bisa dalam bentuk godaan-godaan sederhana, misalnya menggunakan HP/gawai saat beribadat, mengobrol atau mengganggu orang lain yang sedang serius mendengarkan Sabda Tuhan, ingin cepat-cepat selesai Misa karena ada yang lebih menarik di luar atau di tempat lain.
Setan selalu ingin menjauhkan kita dari Tuhan. Maka, hardiklah setan itu dalam dirimu supaya tidak senantiasa merasukimu. Hal lain yang juga penting untuk kita perhatikan adalah bahwa meskipun setan mengenal siapa Yesus, yaitu sebagai Yang Kudus dari Allah, namun ia tidak bertobat. Pertobatan merupakan wujud penyerahan diri kita kepada Tuhan dan kehendak untuk mengikuti Dia.
.
Ya Yesus, buatlah kami mampu mengusir segala pengaruh setan dalam hidup kami dan dengan tegas mengikuti panggilan-Mu. Amin.
.
Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia
Baca Juga (KLIK):
.
.









