Renungan Harian Hari Ini 13 April 2023, Bacaan Injil

Renungan Harian Hari Ini 13 April 2023, Bacaan Injil Lukas 24:35-48 (baca Alkitab – klik disini)

Bacaan I: Kis 3:11-26; Mazmur: 8:2a.5.6-7.8-9; OKTAF PASKAH (P);

Dua murid yang dalam perjalanan ke Emaus ditemui oleh Yesus yang bangkit, segera kembali ke Yerusalem. Mereka menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu la memecah-mecahkan roti. Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka: “Damai sejahtera bagi kamu!” Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu.

Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu? Lihatlah tangan-Ku dan kaki-ku: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku.” Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka. Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah la kepada mereka: “Adakah padamu makanan di sini?” Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.

Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.” Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.

Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini.

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 13 April 2023, Bacaan Injil

Apakah kita seperti para murid Yesus yang tidak percaya kecuali dapat melihat Tuhan yang bangkit secara langsung dengan mata jasmani kita? Injil menunjukkan realitas kebangkitan. Yesus sendiri pergi mengunjungi para murid-Nya untuk meyakinkan bahwa Dia bukan hantu ataupun sebuah ilusi. Dia memperlihatkan tanda bekas luka penyaliban dan menjelaskan bagaimana Kitab Suci telah meramalkan kematian dan kebangkitan-Nya. Yesus berusaha agar hati dan pikiran mereka terbuka terhadap realitas kebangkitan yang membebaskan mereka dari ketakutan dan putus asa.

Salib adalah puncak dari misi Yesus di dunia. Melalui salib, Dia mengalahkan musuh kita, yaitu dosa dan kematian sekaligus memberikan pengampunan atas dosa kita. Salib Kristus adalah pintu menuju surga dan kunci kepada hidup kekal. Jalan menuju kemuliaan abadi adalah melalui salib. Sukacita kebangkitan adalah buah dari salib. Kematian menuju kehidupan, salib menuju kemenangan.

Yesus menunjukkan kepada kita sebuah jalan dan memberikan kita kekuatan untuk mengatasi dosa, putus asa, dan kematian. Sebagaimana para murid-Nya diutus untuk membawa kabar baik keselamatan kepada seluruh bangsa, demikian pula kita dipanggil untuk menjadi saksi kebangkitan Kristus dan membawa sukacita di tempat di mana kita hidup. Apakah kita sudah memberi kesaksian sukacita kebangkitan dengan orang-orang di sekitar kita?”

.

Ya Yesus, bukalah akal budi kami untuk memahami Kitab Suci supaya kami memahami kebenaran sabda-Mu. Urapilah kami untuk menjadi saksi-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here