Renungan Harian Hari Ini 13 Januari 2023, Bacaan Injil

Renungan Harian Hari Ini 13 Januari 2023, Bacaan Injil Markus 2:1-12

Bacaan I: Ibr. 4:1-5.11; Mazmur: 78:3.4bc.6c-7.8; R:7c; PEKAN BIASA I (H) St.Hilarius;

Selang beberapa hari sesudah Yesus datang ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah. Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya, sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.

Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah la kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!” Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya: “Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?” Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini:

Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” -berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu-: “Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” Dan orang itu pun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: “Yang begini belum pernah kita lihat.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 13 Januari 2023, Bacaan Injil

Sangat mengesankanlah empat orang yang menggotong seorang lumpuh dalam Bacaan Injil hari ini. Karena mereka, si lumpuh dapat bertemu dan disembuhkan oleh Yesus. Keempat orang ini sangat gigih dan kreatif. Mereka berusaha supaya si lumpuh bisa terbantu. Si lumpuh sendiri tidak bisa membantu dirinya untuk bertemu Yesus apalagi di tengah kerumunan yang padat. Usaha para penggotong yang gigih itu dengan mengatasi segala rintangan sungguh membuahkan hasil. Si lumpuh bisa sampai di hadapan Yesus.

Menarik bahwa Kitab Suci menceritakan bahwa “ketika Yesus melihat iman mereka…,” artinya iman keempat yang menggotong si lumpuh, Yesus bertindak dan menyembuhkan si lumpuh. Kisah ini menunjukkan bahwa usaha seseorang atau doa seseorang/beberapa orang mampu menyelamatkan orang lain. Ada orang-orang yang “lumpuh” entah secara fisik atau rohani bisa menjadi kuat/sembuh berkat dorongan, usaha, kreativitas, dan doa orang lain terutama yang akrab dan dekat dengan dia.

Sebab itu, semoga kita peka terhadap kebutuhan orang lain dan berusaha dengan gigih dan kreatif mencari cara untuk menyelamatkan mereka. Iman kita kepada Tuhan dapat menyelamatkan banyak orang lain yang membutuhkan pertolongan.

.

Allah Yang Mahakuasa, semoga kami mampu mengatasi berbagai rintangan yang menghalangi kami untuk bertemu Yesus, Putra-Mu. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):

Ziarah Wisata Gua Maria di Jogjakarta dan Sekitarnya

.

.