Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 8:14-21
Bacaan I: Kej. 6:5-8; 7:1-5.10; Mazmur: 29:1a.2.3ac-4.3b.9b-10; R: 11b; PEKAN BIASA VI; Pw St.Syrilus, Prtp dan Metodius, Usk (P);
Pada suatu hari, murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: “Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti.” Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu paham dan mengerti? Telah degilkah hatimu?
Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi, pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Dua belas bakul.” “Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Tujuh bakul.” Lalu kata-Nya kepada mereka: “Masihkah kamu belum mengerti?”
.

.
Renungan Harian Hari Ini 14 Februari 2023, Bacaan Injil
Di samping bersifat menular dan membawa rasa bersalah, dosa membawa serta kecenderungan hati ke arah dosa yang membuahkan kejahatan-kejahatan yang lain. Kecenderungan ini disebut konkupisensia. Di lain pihak, Allah prihatin dan peduli pada keadaan manusia dan Allah menginginkan keselamatan dan pembebasan manusia dari dosa. Bahtera Nuh adalah simbol dari Sakramen Baptis yang menyelamatkan manusia dari dosa, betapa pun besarnya kejahatan manusia.
Kepedulian Yesus pada keselamatan murid-murid-Nya mengungkapkan kepedulian Allah. Para murid gagal menangkap kepedulian Yesus karena mereka lebih dihantui oleh rasa bersalah. Kita perlu mengalihkan fokus dari keprihatinan terhadap diri sendiri kepada kepedulian dan kuasa Allah untuk mengalahkan kelemahan manusiawi kita.
.
Ya Bapa, terima kasih atas kepedulian-Mu untuk menyelamatkan kami dari kuasa dosa. Ampunilah kami yang sering kali tidak menyadari semua usaha baik-Mu itu, tetapi lebih memerhatikan kecemasan dan rasa bersalah kami sendiri. Semoga kepedulian-Mu meneguhkan tekad kami untuk sungguh bebas dari dosa. Amin.
.
Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia
Baca Juga (KLIK):
.
.









