Renungan Harian Hari Ini 14 Januari 2023, Bacaan Injil Markus 2:13-17
Bacaan I: lbr. 4:12-16; Mazmur: 19:8-9.10.15; R: Yoh. 6:63c; PEKAN BIASA I (H); B.Petrus Donders; B.Odorikus dr Pordenone;
Sekali peristiwa, Yesus pergi lagi ke pantai Danau Galilea, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka. Kemudian ketika la berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!” Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.
Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: “Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”
.

.
Renungan Harian Hari Ini 14 Januari 2023, Bacaan Injil
Ada seekor domba yang jatuh ke lubang bekas sumur yang dalamnya hampir 2 meter. Domba itu tidak bisa menyelamatkan diri. Dia hanya berputar-putar dalam sumur yang berlumpur itu. Setelah sore tiba, si pemilik domba mencari-cari dombanya karena ada satu ekor yang tidak ada dalam kawanan. Dari jauh ia mendengar bunyi domba yang merengek-rengek. Tanpa berpikir panjang, si pemilik domba mencari sumber bunyi dan menemukan bahwa dombanya jatuh dalam sumur.
Maka, ia pun turun ke dalam sumur itu untuk mengangkat dombanya yang sudah berlumuran lumpur. Ia pun ikut berlumuran lumpur karena mengangkat dan menyelamatkan dombanya tersebut. Itulah ilustrasi sederhana yang menggambarkan Imam Agung kita yang sungguh mengerti keadaan domba gembalaan-Nya. Ia mengerti karena Ia ikut merasakan penderitaan umat-
Nya yang berlumuran dosa seperti si pemilik domba yang ikut turun ke sumur supaya ia bisa mengangkat dombanya yang tidak mempunyai penolong.
Yesus, Imam Agung kita, menegaskan bahwa la datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa supaya mereka selamat sebagaimana tabib ada untuk menyelamatkan yang sakit, bukan yang sehat.
.
Ya Yesus, semoga kami berani bergaul dengan siapa saja sehingga bisa berbuat sesuatu untuk membantu mereka yang membutuhkan pertolongan. Amin.
.
Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia
Baca Juga (KLIK):
.
.









