Renungan Harian Hari Ini 16 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 14:21-26
Bacaan I: Kis. 14:5-18; Mazmur: 115:1-2.3-4.15-16; R:1; PEKAN PASKAH V (P) St.Ubaldus; St.Yohanes Neponuk; St.Simon Stock; St.Andreas Bobola; St.Yulianus Demoustier; Gemma Galgani, Prw.;
Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Barang siapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku.
Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”
Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: “Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?”
Jawab Yesus: “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
Barang siapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku,
Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
.
.
Renungan Harian Hari Ini 16 Mei 2022, Bacaan Injil
Dalam bacaan hari ini, Yesus mengatakan: Barang siapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku, dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya” (Yoh. 14:21).
Yesus ingin menyatakan bahwa jika seseorang menaati perintah-perintah-Nya, karena itu dia akan mengasihi- Nya.
Demikian di dalam kehidupan sehari-hari, jika kita mengasihi seseorang, pastilah kita pun tak tega untuk mengecewakannya serta menuruti segala yang dia ingini, bahkan kita rela berkorban demi orang yang kita cintai dan kasihi.
Demikian pula di dalam kehidupan berimanan kita akan Yesus Kristus. Jika kita sungguh-sungguh tulus mencintai-Nya, pastilah kita juga akan melaksanakan semua yang Ia perintahkan.
Sebab, segala perintah-Nya berasal dari Allah itu sendiri yang akan menuntun kita kepada Kerajaan Allah, di mana kasih dan kebahagiaan akan saling bertemu.
Yesus sendiri telah lebih dahulu mencintai kita. Ia rela diludahi, dicambuk, disalibkan dan kemudian wafat, tidak lain karena cinta-Nya kepada kita.
.
Ya Bapa, teguhkan hati kami untuk selalu menaati perintah-Mu, sehingga kami sungguh-sungguh mengasihi-Mu di dalam hidup ini. Amin.
.
Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia
Baca Juga (KLIK):









