Renungan Harian Hari Ini 21 Februari 2023, Bacaan Injil Markus 9:30-37
Bacaan I: Sir. 2:1-11; Mazmur: 37:3-4.18-19.27-28.39-40; R: lih. 5; PEKAN BIASA VII (H); St.Petrus Damianus;
Pada suatu hari, Yesus dan murid-murid-Nya melintasi Galilea. Yesus tidak mau hal itu diketahui orang; sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah la dibunuh Ia akan bangkit.” Mereka tidak mengerti perkataan itu, namun segan menanyakannya kepada Yesus.
Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum. Ketika Yesus sudah di rumah, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Apa yang kamu perbincangkan tadi di tengah jalan?” Tetapi mereka diam, sebab di tengah jalan tadi mereka mempertengkarkan siapa yang terbesar di antara mereka. Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu.
Kata-Nya kepada mereka: “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.” Maka Yesus mengambil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka, kemudian Ia memeluk anak itu dan berkata kepada mereka: “Barang siapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barang siapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”
.

.
Renungan Harian Hari Ini 21 Februari 2023, Bacaan Injil
Para murid tidak bisa mengerti bahwa Guru mereka yang mengajar dengan penuh kebijaksanaan dan membuat banyak mukjizat luar biasa ternyata harus menderita dan dibunuh. Para murid tidak mengerti karena nalar mereka dipenuhi dengan pamrih mencari kebesaran duniawi. Apa yang dipikirkan Yesus jauh berbeda dengan apa yang dipikirkan oleh para murid.
Mengikuti Yesus haruslah tanpa pamrih, seperti halnya menerima dan mengasihi anak kecil (bdk. Mrk. 9:30-37 – klik disini baca Alkitab). Bahkan, murid Yesus harus siap diuji dalam pencobaan dan penghinaan, seperti emas diuji dalam api. Jika kita bertahan dan tetap percaya maka kita tidak akan kehilangan ganjaran, dan Tuhan akan menyelamatkan kita (bdk. Sir. 2:1-11).
.
Ya Bapa Yang Mahakasih, bersihkanlah kami dari segala motivasi mencari kebesaran diri kami sendiri agar kami semakin peka dan tanggap untuk mengerti pikiran, rencana, dan cara kerja-Mu di tengah kami. Semoga kami dapat bekerja sama mewujudkan rancangan keselamatan-Mu. Amin.
.
Sumber renungan: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia
Baca Juga (KLIK):
.
.









