Renungan Harian Hari Ini 23 Mei 2022, Bacaan Injil

Renungan Harian Hari Ini 23 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 15:26-16:4a

Bacaan I: Kis. 16:11-15; Mazmur: 149:1-2.3-4.5-6a.9b; R:4a; PEKAN PASKAH VI (P) St.Desiderius; St.Yohanes Baptista di Rossi; Sta.Antide Thouret; Sta.Eufrosina;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

“Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, la akan bersaksi tentang Aku.

Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.

Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.

Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah.

Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.

Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 23 Mei 2022, Bacaan Injil

Dalam bacaan pertama, Paulus yang penuh dengan Roh Kudus berbicara kepada perempuan-perempuan yang duduk di tempat sembahyang, sehingga seorang wanita yang bernama Lidia merasa Tuhan telah membuka hatinya.

Tuhan membuka hatinya, sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus” (Kis. 16:14).

Hal yang sama juga dikisahkan dalam bacaan Injil, dimana Yesus menegaskan tentang hadirnya Roh Kudus yang akan senantiasa menyertai para murid dalam tugas pelayanan dan pewartaan mereka.

Yesus, sebelum meninggalkan para murid-Nya, telah menyatakan tantangan dan kesulitan yang akan mereka hadapi dalam pewartaan.

Semuanya diberitahukan lebih dahulu, supaya ketika hal tersebut terjadi, para murid sudah paham, tidak kecewa, dan tidak menolak Yesus.

Sebagai umat beriman yang percaya kepada Yesus, kita juga diajak untuk memberi kesaksian tentang Dia.

Kita dipanggil untuk menjadi saksi kasih-Nya di tengah dunia dengan segala risiko yang mungkin akan kita alami dan tanggung, seperti dibenci orang, dikucilkan, bahkan dibunuh.

Namun, ingatlah bahwa Yesus tidak membiarkan kita berjuang sendirian. la menyertai dan menuntun kita; memberi kita kekuatan sekaligus keberanian.

Dan, bila semua itu kita jalankan dengan sukacita, niscaya Tuhan memahkotai hidup kita dengan berkat yang melimpah.

.

Tuhan Yesus, kuatkanlah iman kami, terlebih ketika kami harus menghadapi berbagai rintangan dalam hidup. Kami percaya bahwa Engkau setia menemani kami. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):