Renungan Harian Hari Ini 27 April 2022, Bacaan Injil

Renungan Harian Hari Ini 27 April 2022, Bacaan Injil Yohanes 3:16-21

Bacaan I: Kis. 5:17-26; Mazmur: 34:2-3.4-5.6-7.8-9, R: 7a; PEKAN PASKAH II (P) St. Petrus Kanisius; Sta. Zita; Sta. Lydia Longley;

Dalam percakapan-Nya dengan Nikodemus, Yesus berkata, “Begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,

supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Siapa saja percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; siapa saja tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.

Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.

Sebab, siapa saja berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;

tetapi siapa saja melakukan yang benar, ia datang kepada terang, supaya menjadi nyata, bahwa perbuatan-perbuatannya dilakukan dalam Allah.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 27 April 2022, Bacaan Injil

Kita mendapatkan pengalaman baru dari sharing iman Petrus dan Yohanes. Mereka taat dan setia mengikuti Roh Kebenaran.

Saat mereka terbebas dari penjara, mereka melaksanakan tugas mewartakan kebangkitan Kristus di Bait Allah.

Dari sini kita diajak untuk sungguh menyadari bahwa gerakan Roh Kebenaran yang berasal dari-Nya, tidak seorang pun dapat menghentikannya.

Sungguh kita yang setia dan taat sangat dikasihi oleh Allah Bapa di surga. Ia telah memberikan Putra Tunggal-Nya untuk menebus dosa manusia.

Sang Putra itulah cahaya sejati yang menerangi kita serta membuka jalan kita kepada Bapa.

Setiap langkah yang kita ambil dalam peziarahan hidup kita untuk menggoreskan tulisan penuh makna menunjukkan siapa jati diri kita.

Jika kita seperti para rasul, selalu setia dan taat pada ajaran-Nya, pastilah Tuhan akan selalu melindungi kita.

Tetapi apakah kita selalu setia mengikuti dorongan Roh Kebenaran dalam kehidupan kita?

.

Tuhan, buatlah kami yang lemah ini berani untuk menjadi pewarta Kerajaan Allah, sebagaimana rasul-rasul-Mu yang selalu setia mewartakan kasih-Mu dalam hidup mereka. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):