Renungan Harian Hari Ini 28 Mei 2022, Bacaan Injil

Renungan Harian Hari Ini 28 Mei 2022, Bacaan Injil Yohanes 16:23b-28

Bacaan I: Kis. 18:23-28 Mazmur: 47:2-3.8-9.10; R:8a; PEKAN PASKAH VI (P) Sta.Margaretha Pole; St.Wilhelmus; St.Bernardus dr Montjoux; St.Germanus dr Paris;

Dalam amanat perpisahan-Nya, Yesus berkata kepada para murid-Nya,

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku.

Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.

Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan.

Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu.

Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku.

Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah.

Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.”

.

renungan harian hari ini

.

Renungan Harian Hari Ini 28 Mei 2022, Bacaan Injil

Dalam Injil, Yesus mengatakan, “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku” (Yoh 16:23).

Akan tetapi, akal budi dan teknologi bisa menjadi “dewa” baru yang dipuja manusia.

Manusia mudah menjadi sombong apabila mengukur segala sesuatu berdasarkan kekuatan dan kemampuan pribadinya.

Manusia juga lupa bahwa semua yang dia miliki berasal dari Allah.

Ketidaksadaran tersebut membuat manusia merasa tidak lagi membutuhkan orang lain, bahkan Allah.

Padahal, tangan Allah selalu terbuka bagi setiap orang yang datang kepada-Nya. Tuhan juga selalu siap membantu kita.

Namun, kemurahan hati Allah ini terabaikan oleh kesombongan manusia.

Manusia akan merasa tidak mampu, kecil dan tak berdaya, bila sesuatu yang tidak bisa diatas dan tidak diduga menimpa dirinya.

Bencana alam, gempa bumi, gunung meletus, baniir dan kemalangan yang lain. Di saat seperti itulah manusia menyadari bahwa Tuhanlah satu-satunya jalan dan hanya Tuhanlah yang dapat membatu kita.

Saat itu juga hati manusia tertuju kepada Tuhan.

.

Tuhan Yang Mahabaik, kami tertutup oleh ego yang begitu besar, sehingga selalu merasa paling mampu tanpa bantuan-Mu. Ajarlah kami untuk hanya mengandalkan Dikau. Amin.

.

Sumber renungan: Ziarah Batin 2022, OBOR Indonesia

Baca Juga (KLIK):