Renungan Harian Katolik 7 November 2023, Bacaan Injil Lukas 14:15-24 (baca Alkitab – klik disini)
Bacaan I: Rm. 12:5-16a; Mazmur: 131:1.2.3; Bacaan II: 1Tes. 2:7b-9.13; PEKAN BIASA XXXI (H); B.Maria Assumta Pallota: B.Gratia dr Kotar; B.Fransiskus Palao Y Quer;
Pada waktu itu Yesus diundang makan oleh seorang Farisi. Sementara perjamuan berlangsung, seorang dari tamu-tamu itu berkata kepada Yesus: “Berbahagialah orang yang akan dijamu dalam Kerajaan Allah” Tetapi Yesus berkata kepadanya: “Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang. Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap. Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf.
Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan. Yang lain berkata: Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya, aku minta dimaafkan. Yang lain lagi berkata: Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang. Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semuanya itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya: Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh.
Kemudian hamba itu melaporkan: Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan, tetapi sekalipun demikian masih ada tempat. Lalu kata tuan itu kepada hambanya: Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh. Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorang pun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku.”
.

.
Renungan Harian Katolik 7 November 2023, Bacaan Injil
Santo Paulus menggambarkan Gereja sebagai Tubuh Kristus dan Kristus adalah Kepala (sumber) yang dari-Nya Tubuh mendapatkan kehidupan. Membangun kesatuan hati, Cor Unum et Anima Una, diperlukan aneka keutamaan Kristiani. Beberapa keutamaan yang disebut oleh Paulus adalah: 1) berbagi 7 karunia (charismata); 2) melakukan tiga belas keutamaan yang diawali dengan kasih (agape); 3) memberikan berkat dan tidak mengutuk. Pokok-pokok itulah yang diberikan Paulus kepada jemaat di Roma untuk membangun diri sebagai sebuah Gereja yang hidup.
Baca Juga: Renungan Harian Katolik 6 November 2023
Terinspirasi dari nasihat Santo Paulus, hidup berkeluarga pun perlu mengembangkan ketiga pokok kewajiban Kristiani itu untuk membangun kesatuan hati. Pertama, kita harus mau berbagi; tidak bersikap egois dengan memikirkan kepentingan diri sendiri. Setiap anggota keluarga mengambil bagian dalam tugas-tugas rumah tangga sesuai kemampuannya. Kedua, kita perlu mengambil inisiatif pertama untuk mengasihi; tidak perlu gengsi, malu untuk mengungkapkan kasih atau meminta maaf atau memulai sebuah pembicaraan. Ketiga, kita perlu tetap sabar jika kita mendapatkan kata-kata kasar. Dan yang paling mendasar dari semua adalah bahwa setiap anggota harus menjadikan Kristus sebagai sumber, dan juga menciptakan waktu bersama untuk bersukacita sebagai keluarga.
.
Ya Bapa, jadikanlah kami satu hati dan satu jiwa dalam perkawinan dan hidup berkeluarga. Amin.
.
Sumber renungan harian katolik: Ziarah Batin 2023, OBOR Indonesia
Baca Juga (KLIK):
.
.









